Liputan 24 Banten | Liputan 24 Indonesia
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 4:40 PM

Menhub Selalu Dampingi Jokowi Saat Hadiri Acara Deklarasi ...

Pilpres 2019

Menhub Selalu Dampingi Jokowi Saat Hadiri Acara Deklarasi Dukungan di Banten

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, selalu hadir disetiap acara kampanye tertutup calon presiden Joko Widodo di Provinsi Banten.

Menhub Selalu Dampingi Jokowi Saat Hadiri Acara Deklarasi Dukungan di BantenTribunnews.com/Seno TrisulistiyonoJokowi hadiri acara deklarasi dukungan dari keluarga besar Tubagus Chasan Sochib, pendekar Banten, dan Relawan Banten Bersatu di GOR Maulana Yusuf, Serang, Banten.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - ‎Menteri Perhubungan Budi Karya Sum adi, selalu hadir disetiap acara kampanye tertutup calon presiden Joko Widodo di Provinsi Banten.

Pada Sabtu‎ (4/11/2018), Jokowi hadiri acara deklarasi dukungan dari keluarga besar Tubagus Chasan Sochib, pendekar Banten, dan Relawan Banten Bersatu di GOR Maulana Yusuf, Serang, Banten.

Saat acara tersebut, Budi Karya hadir dengan menggunakan kemeja putih lengan panjang dan duduk di depan samping Moeldoko yang merupakan Ketua Harian Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

Melihat struktur pengurus TKN, nama Budi‎ Karya tidak tercantum menempati posisi apapun. Selain acara deklarasi dukungan tersebut, Budi Karya juga terlihat mendampingi Jokowi saat meninjau lokasi Kesultanan Banten.

‎Hari ini, Minggu (4/11/2018), Budi Karya kembali hadir saat Jokowi mendapatkan deklarasi dukungan perempuan keren untuk Jokowi-Maruf di Hotel Solitaire.

Kehadiran Budi Karya disetiap agenda kampanye pasangan nomor satu, bukan hanya saat di provinsi Banten saja, tetapi sebelumnya pernah menghadiri acara deklarasi dukungan masyarakat Sumatera Selatan untuk Jokowi-Ma'ruf di Jakarta pada 11 Agustus 2018.

Baca: Pretty Asmara Meninggal, Permintaan Terakhir hingga Pengakuan Vicky Prasetyo

Saat itu, dirinya mengaku hadir sebagai personal tanpa membawa jabatan Menteri Perhubungan.

"Saya tidak mendukung satu paslon tertentu, saya kan netral, saya orang Palembang, saya harus menghargai orang-orang Palembang yang melakukan kegiatan," ucap Budi waktu itu.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono Editor: Hendra Gunawan Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Banten

thumbnail

Posted by On 4:40 PM

Menhub Selalu Dampingi Jokowi Saat Hadiri Acara Deklarasi ...

Pilpres 2019

Menhub Selalu Dampingi Jokowi Saat Hadiri Acara Deklarasi Dukungan di Banten

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, selalu hadir disetiap acara kampanye tertutup calon presiden Joko Widodo di Provinsi Banten.

Menhub Selalu Dampingi Jokowi Saat Hadiri Acara Deklarasi Dukungan di BantenTribunnews.com/Seno TrisulistiyonoJokowi hadiri acara deklarasi dukungan dari keluarga besar Tubagus Chasan Sochib, pendekar Banten, dan Relawan Banten Bersatu di GOR Maulana Yusuf, Serang, Banten.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - ‎Menteri Perhubungan Budi Karya Sum adi, selalu hadir disetiap acara kampanye tertutup calon presiden Joko Widodo di Provinsi Banten.

Pada Sabtu‎ (4/11/2018), Jokowi hadiri acara deklarasi dukungan dari keluarga besar Tubagus Chasan Sochib, pendekar Banten, dan Relawan Banten Bersatu di GOR Maulana Yusuf, Serang, Banten.

Saat acara tersebut, Budi Karya hadir dengan menggunakan kemeja putih lengan panjang dan duduk di depan samping Moeldoko yang merupakan Ketua Harian Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

Melihat struktur pengurus TKN, nama Budi‎ Karya tidak tercantum menempati posisi apapun. Selain acara deklarasi dukungan tersebut, Budi Karya juga terlihat mendampingi Jokowi saat meninjau lokasi Kesultanan Banten.

‎Hari ini, Minggu (4/11/2018), Budi Karya kembali hadir saat Jokowi mendapatkan deklarasi dukungan perempuan keren untuk Jokowi-Maruf di Hotel Solitaire.

Kehadiran Budi Karya disetiap agenda kampanye pasangan nomor satu, bukan hanya saat di provinsi Banten saja, tetapi sebelumnya pernah menghadiri acara deklarasi dukungan masyarakat Sumatera Selatan untuk Jokowi-Ma'ruf di Jakarta pada 11 Agustus 2018.

Baca: Pretty Asmara Meninggal, Permintaan Terakhir hingga Pengakuan Vicky Prasetyo

Saat itu, dirinya mengaku hadir sebagai personal tanpa membawa jabatan Menteri Perhubungan.

"Saya tidak mendukung satu paslon tertentu, saya kan netral, saya orang Palembang, saya harus menghargai orang-orang Palembang yang melakukan kegiatan," ucap Budi waktu itu.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono Editor: Hendra Gunawan Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Banten

thumbnail

Posted by On 4:40 PM

Didukung dinasti Tubagus Chasan Sochi, Jokowi pede menang di ...

Merdeka > Politik Didukung dinasti Tubagus Chasan Sochi, Jokowi pede menang di Banten Minggu, 4 November 2018 19:31 Reporter : Merdeka Jokowi didukung keluarga besar Ratu Atut. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo yakin meraup suara besar di Banten pada Pemilu Presiden 2019. Pada Pilpres 2014, perolehan Jokowi di Banten kala h dibanding Prabowo. Saat itu pasangan Prabowo-Hatta memperoleh suara 57,10 persen. Sedangkan Jokowi-JK hanya 42,90 persen.

BERITA TERKAIT
  • Ma'ruf Amin persilakan warga menilai pidato Prabowo singgung 'Tampang Boyolali'
  • Sindir banyak ahli memaki, Ma'ruf Amin ingin demokrasi dengan cara santun
  • Ma'ruf Amin: Indonesia banyak ahli maki-maki, harus hijrah ke arah lebih baik

Jokowi menuturkan, pada survei terakhir tiga pekan lalu, Jokowi-Ma'ruf Amin masih kalah dibanding pesaingnya yakni Prabowo-Sandiaga. Namun setelah mendapat dukungan dari kepala daerah dari dinasti tokoh Banten, Tubagus Chasan Sochi, Jokowi lebih percaya diri. Jokowi bersama dengan Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada Sabtu (3/11) mendapat dukungan dari Keluarga Besar Tubagus Chasan Sochi, antara lain adalah Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rac hmi Diany.

"Insya Allah survei lagi Desember, saya yakini sudah berubah karena sudah ada kesanggupan-kesanggupan dari keluarga besar Tubagus Chasan Sochi. Keluarga besarnya bertekad nanti pertengahan Desember survei hasilnya akan berubah. Di sini juga memiliki semangat yang sama, insya Allah Desember nanti berubah karena para ulama, kiai siap menyampaikan tekad yang sama karena kita tahu Calon Wapres Ma'ruf Amin adalah putra asli provinsi ini," ujar Jokowi Jokowi, dalam Konsolidasi Tim Kampanye Daerah, Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Banten, di ICE Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Minggu.

Jokowi mengakui bahwa menurut survei internalnya, dukungan masyarakat desa kepada dirinya dan Ma'ruf Amin tidak goyah setahun belakangan. Walaupun Jokowi diterpa berbagai isu yang tidak benar.

"Mereka diterpa isu apa saja tidak goyah, kalau orang kota masih goyah karena orang kota pegang 'gadget', handphone, jadi gampang kena hoaks d i media sosial, banyak diterpa kabar bohong," katanya lagi.

Pada kesempatan ini Jokowi kembali membantah sejumlah isu yang menyerangnya. Misalnya kriminalisasi ulama dan anti-Islam. Menurutnya, isu itu tidak lagi terdengar sejak Jokowi menggandeng Ma'ruf Amin.

"Saya tiap hari keluar masuk pesantren, tidak tahu berapa ratus berapa ribu pesantren yang saya masuki, kok di balik-balik begitu. Sekarang cawapresnya sudah topnya ulama, Prof Ma'ruf Amin Ketua MUI, tapi sekarang sudah tidak ada yang berani bicara tadi. Saya tanya yang dikriminalisasi yang mana. Kalau ada yang bermasalah dengan hukum itu wilayahnya hukum, wilayah polisi, sabar-sabar," ungkap Jokowi sambil mengelus dada.

Jokowi meminta agar politik dilakukan secara beretika. "Mari berpolitik dengan beretika, bertata krama, selalu saya kemukakan agar tidak main hantam kromo seperti isu-isu yang saya sampaikan tadi," tutup Jokowi.

Reporter: Hanz Salim
Sumber: Liputan6.com [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Pilpres 2019
  2. Jokowi
  3. Capres Jokowi
  4. Jokowi Ma'ruf Amin
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Pilpres 2019

  • Didukung dinasti Tubagus Chasan Sochi, Jokowi pede menang di Banten

  • Prabowo janji bikin Indonesia berdikari dan berantas korupsi

  • Ma'ruf Amin persilakan warga menilai pidato Prabowo singgung 'Tampang Boyolali'

Rekomendasi

Sumber: Berita Banten

thumbnail

Posted by On 4:40 PM

Didukung dinasti Tubagus Chasan Sochi, Jokowi pede menang di ...

Merdeka > Politik Didukung dinasti Tubagus Chasan Sochi, Jokowi pede menang di Banten Minggu, 4 November 2018 19:31 Reporter : Merdeka Jokowi didukung keluarga besar Ratu Atut. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo yakin meraup suara besar di Banten pada Pemilu Presiden 2019. Pada Pilpres 2014, perolehan Jokowi di Banten kala h dibanding Prabowo. Saat itu pasangan Prabowo-Hatta memperoleh suara 57,10 persen. Sedangkan Jokowi-JK hanya 42,90 persen.

BERITA TERKAIT
  • Ma'ruf Amin persilakan warga menilai pidato Prabowo singgung 'Tampang Boyolali'
  • Sindir banyak ahli memaki, Ma'ruf Amin ingin demokrasi dengan cara santun
  • Ma'ruf Amin: Indonesia banyak ahli maki-maki, harus hijrah ke arah lebih baik

Jokowi menuturkan, pada survei terakhir tiga pekan lalu, Jokowi-Ma'ruf Amin masih kalah dibanding pesaingnya yakni Prabowo-Sandiaga. Namun setelah mendapat dukungan dari kepala daerah dari dinasti tokoh Banten, Tubagus Chasan Sochi, Jokowi lebih percaya diri. Jokowi bersama dengan Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada Sabtu (3/11) mendapat dukungan dari Keluarga Besar Tubagus Chasan Sochi, antara lain adalah Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rac hmi Diany.

"Insya Allah survei lagi Desember, saya yakini sudah berubah karena sudah ada kesanggupan-kesanggupan dari keluarga besar Tubagus Chasan Sochi. Keluarga besarnya bertekad nanti pertengahan Desember survei hasilnya akan berubah. Di sini juga memiliki semangat yang sama, insya Allah Desember nanti berubah karena para ulama, kiai siap menyampaikan tekad yang sama karena kita tahu Calon Wapres Ma'ruf Amin adalah putra asli provinsi ini," ujar Jokowi Jokowi, dalam Konsolidasi Tim Kampanye Daerah, Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Banten, di ICE Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Minggu.

Jokowi mengakui bahwa menurut survei internalnya, dukungan masyarakat desa kepada dirinya dan Ma'ruf Amin tidak goyah setahun belakangan. Walaupun Jokowi diterpa berbagai isu yang tidak benar.

"Mereka diterpa isu apa saja tidak goyah, kalau orang kota masih goyah karena orang kota pegang 'gadget', handphone, jadi gampang kena hoaks d i media sosial, banyak diterpa kabar bohong," katanya lagi.

Pada kesempatan ini Jokowi kembali membantah sejumlah isu yang menyerangnya. Misalnya kriminalisasi ulama dan anti-Islam. Menurutnya, isu itu tidak lagi terdengar sejak Jokowi menggandeng Ma'ruf Amin.

"Saya tiap hari keluar masuk pesantren, tidak tahu berapa ratus berapa ribu pesantren yang saya masuki, kok di balik-balik begitu. Sekarang cawapresnya sudah topnya ulama, Prof Ma'ruf Amin Ketua MUI, tapi sekarang sudah tidak ada yang berani bicara tadi. Saya tanya yang dikriminalisasi yang mana. Kalau ada yang bermasalah dengan hukum itu wilayahnya hukum, wilayah polisi, sabar-sabar," ungkap Jokowi sambil mengelus dada.

Jokowi meminta agar politik dilakukan secara beretika. "Mari berpolitik dengan beretika, bertata krama, selalu saya kemukakan agar tidak main hantam kromo seperti isu-isu yang saya sampaikan tadi," tutup Jokowi.

Reporter: Hanz Salim
Sumber: Liputan6.com [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Pilpres 2019
  2. Jokowi
  3. Capres Jokowi
  4. Jokowi Ma'ruf Amin
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Pilpres 2019

  • Didukung dinasti Tubagus Chasan Sochi, Jokowi pede menang di Banten

  • Prabowo janji bikin Indonesia berdikari dan berantas korupsi

  • Ma'ruf Amin persilakan warga menilai pidato Prabowo singgung 'Tampang Boyolali'

Rekomendasi

Sumber: Berita Banten

thumbnail

Posted by On 11:52 PM

PT Serpong Bangun Cipta Tidak Terlibat dalam Pembangunan ...

PT Serpong Bangun Cipta Tidak Terlibat dalam Pembangunan Jalan Baru Provinsi Banten

Menurut dia, PT Serpong Bangun Cipta tidak terlibat dalam perencanaan maupun pelaksaanaan pembangunan jalan baru Provinsi Banten.

PT Serpong Bangun Cipta Tidak Terlibat dalam Pembangunan Jalan Baru Provinsi BantenWarta KotaHak jawab disampaikan untuk menanggapi pemberitaan dari Wartakota online perihal penolakan warga Puspitek atas dugaan keterlibatan PT Bangun Cipta Selaras (Banara Serpong).

Hak jawab disampaikan PT Serpong Bangun Cipta.

PT Serpong Bangun Cipta sebagai pengembang perumahan Banara Serpong, yang berlokasi di wilayah Kota Tangerang Selatan telah memiliki seluruh perizinan yang dipersyaratkan.

Perumahan Banara Serpong telah menyelesaikan seluruh pembangunan unit perumahan dan telah dilakukan serah terima pada konsumen.

Hak jawab ini disampaikan Dirut Serpong Bangun Cipta, Haroan Ritonga dalam siaran pers untuk pemberitaan http://wartakota.tribunnews.com/2018/10/17/polemik-pembangunan-jalan-provinsi-banten-mulai-dari-penolakan-warga-hingga-pengamanan-puspiptek

"Sehubungan dengan dugaan beberapa orang warga Puspitek atas keterlibatan Banara Serpong dalam rencana pembangunan jalan propinsi Banten-Jawa Barat, yang antara lain terdapat dalam beberapa media, Minggu lalu bahwa dugaan tersebut tidak benar," katanya.

Menurut dia, PT Serpong Bangun Cipta tidak terlibat dalam perencanaan maupun pelaksaanaan pembangunan jalan baru Propinsi Banten tersebut.

"Sehingga, mengenai masalah pembongkaran 50 rumah sebagai imbas dari rencana pembangunan jalan provinsi tersebut, kami tegaskan, untuk tidak dikaitkan deng an PT Serpong Bangun Cipta" ujar Dirut Serpong Bangun Cipta, Haroan Ritonga.

Perumahan Banara Serpong, saat ini, menggunakan jalan Rajawali (d/h dikenal dengan nama Gang Gopek), yang telah diperbaiki sebagai bagian CSR dari PT Serpong Bangun Cipta.

Menurut Ritonga, perlu diketahui, selain Perumahan Banara Serpong terdapat juga perumahan/pengembang lain dan rumah warga yang rencananya akan dilalui oleh jalan provinsi tersebut," katanya.

"Kami mengimbau kepada berbagai pihak agar tidak menyebarkan informasi yang menuduh PT Serpong Bangun Cipta berkepentingan terhadap pembangunan jalan provinsi di Puspitek, Tangsel, Banten tersebut." katanya.

Editor: Gede Moenanto Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Banten

thumbnail

Posted by On 11:52 PM

Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali Klarifikasi soal PKI

  • News
  • Nasional
  • Detail Berita

Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali Klarifikasi soal PKI

Aditya Pratama · Minggu, 04 November 2018 - 03:39 WIB Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali  Klarifikasi soal PKI

Calon Presiden (Capres) incumbent Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara deklarasi dukungan di Gelanggang Remaja Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, Sabtu (3/11/2018). (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama)..

SERANG, iNews.id - Calon Presiden (Capres) incumbent Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara deklarasi dukungan dari keluarga besar almarhum Tubagus Chasan Sochib bersama ulama, pendekar Banten, dan relawan Banten Bersatu. Acara dilaksanakan di Gelanggang Remaja Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten.

Pada kesempatan itu Jokowi kembali mengungkapkan, kegeramannya atas tudingan yang menyebut dirinya bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Dia menegaskan tudingan tersebut bohong.

"PKI itu dibubarkan tahun 65-66, saya lahir tahun 61, umur saya baru empat tahun. Apa ada PKI balita? Coba. Oh bukan Presiden Jokowi, keluarganya, bapak ibunya, kakek nenek, dicek saja, sekarang ini zaman keterbukaan," ujar Jokowi di Serang, Banten, Sabtu (3/11/2018).

Dia menuturkan, Solo merupakan kota kelahirannya dan banyak sekali organisasi Islam yang bertempat di sana. Mulai dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, MTQ, LDII, Al-Irsyad, dan Front Pembela Islam (FPI).

BACA JUGA:

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Targetkan Raup 70 Persen Suara di Banten

Hadiri Rakernas LDII, Jokowi Klarifikasi Isu PKI

Bahkan, dia meminta kepada pihak yang menuding dirinya sebagai PKI agar mengecek ke seluruh masjid terdekat rumah orang tuanya beserta kakek neneknya untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut.

"Saya kemarin diam enggak jawab karena masih ada enam persen, kecil tapi kalau dijumlahkan 9 juta orang masih percaya, gede banget kelihatanya. Hanya enam persen begitu dihitung 9 juta itu enam persen, berarti masih ada yang kemakan isu hoaks," tuturnya.

Sebelumnya ketika menghadiri acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2018 di Jakarta, Rabu (10/10/2018) Jokowi juga mengklarifikasi isu keterkaitan dirinya dengan PKI. Menurutnya, salah satu hoaks yang marak saat ini mengenai isu dirinya masih terkait PKI. Isu tersebut, kata dia tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Saya sampaikan PKI dibubarkan 1966, saya lahir 1961, apa ada aktivis PKI balita? Ganti lagi bukan Pak Jokowi tapi bapak ibunya, lalu kakek neneknya," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA TERKAIT

  • Cerita Prabowo: Pemerintah Utang Rumah Sakit di Semarang Rp110 Miliar

  • Peluncuran Rumah Aspirasi Rakyat #01, Begini Kemeriahan Relawan Jokowi

  • Ini Spesifikasi Motor Modifikasi Jokowi Kawasaki W175

  • Jokowi: Kalau ke Pasar Lihat Fakta, Harga Sampaikan Apa Adanya

  • Begini Gaya Jokowi dengan Tunggangan Motor Custom Anyar di Tangerang

KOMENTAR

Facebook DisqusSumber: Berita Banten

thumbnail

Posted by On 11:52 PM

Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali Klarifikasi soal PKI

  • News
  • Nasional
  • Detail Berita

Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali Klarifikasi soal PKI

Aditya Pratama · Minggu, 04 November 2018 - 03:39 WIB Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali  Klarifikasi soal PKI

Calon Presiden (Capres) incumbent Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara deklarasi dukungan di Gelanggang Remaja Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, Sabtu (3/11/2018). (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama)..

SERANG, iNews.id - Calon Presiden (Capres) incumbent Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara deklarasi dukungan dari keluarga besar almarhum Tubagus Chasan Sochib bersama ulama, pendekar Banten, dan relawan Banten Bersatu. Acara dilaksanakan di Gelanggang Remaja Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten.

Pada kesempatan itu Jokowi kembali mengungkapkan, kegeramannya atas tudingan yang menyebut dirinya bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Dia menegaskan tudingan tersebut bohong.

"PKI itu dibubarkan tahun 65-66, saya lahir tahun 61, umur saya baru empat tahun. Apa ada PKI balita? Coba. Oh bukan Presiden Jokowi, keluarganya, bapak ibunya, kakek nenek, dicek saja, sekarang ini zaman keterbukaan," ujar Jokowi di Serang, Banten, Sabtu (3/11/2018).

Dia menuturkan, Solo merupakan kota kelahirannya dan banyak sekali organisasi Islam yang bertempat di sana. Mulai dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, MTQ, LDII, Al-Irsyad, dan Front Pembela Islam (FPI).

BACA JUGA:

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Targetkan Raup 70 Persen Suara di Banten

Hadiri Rakernas LDII, Jokowi Klarifikasi Isu PKI

Bahkan, dia meminta kepada pihak yang menuding dirinya sebagai PKI agar mengecek ke seluruh masjid terdekat rumah orang tuanya beserta kakek neneknya untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut.

"Saya kemarin diam enggak jawab karena masih ada enam persen, kecil tapi kalau dijumlahkan 9 juta orang masih percaya, gede banget kelihatanya. Hanya enam persen begitu dihitung 9 juta itu enam persen, berarti masih ada yang kemakan isu hoaks," tuturnya.

Sebelumnya ketika menghadiri acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2018 di Jakarta, Rabu (10/10/2018) Jokowi juga mengklarifikasi isu keterkaitan dirinya dengan PKI. Menurutnya, salah satu hoaks yang marak saat ini mengenai isu dirinya masih terkait PKI. Isu tersebut, kata dia tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Saya sampaikan PKI dibubarkan 1966, saya lahir 1961, apa ada aktivis PKI balita? Ganti lagi bukan Pak Jokowi tapi bapak ibunya, lalu kakek neneknya," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA TERKAIT

  • Cerita Prabowo: Pemerintah Utang Rumah Sakit di Semarang Rp110 Miliar

  • Peluncuran Rumah Aspirasi Rakyat #01, Begini Kemeriahan Relawan Jokowi

  • Ini Spesifikasi Motor Modifikasi Jokowi Kawasaki W175

  • Jokowi: Kalau ke Pasar Lihat Fakta, Harga Sampaikan Apa Adanya

  • Begini Gaya Jokowi dengan Tunggangan Motor Custom Anyar di Tangerang

KOMENTAR

Facebook DisqusSumber: Berita Banten