Liputan 24 Banten | Liputan 24 Indonesia
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

no image

Posted by On 6:13 AM

KKB Papua Berondong Tembakan ke Mapolres Lanny Jaya

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Polisi yang berada di Mapolres Lanny Jaya berlarian mencari perlindungan saat kelompok kriminal bersenjata (KKB) memberondong peluru ke arah kantor kepolisian itu, pada Rabu sekitar pukul 08.10 WIT. Aksi Penembakan tersebut terjadi saat pelaksanaan apel pagi di halaman Mapolres Lanny Jaya.
Penembakan yang dilakukan dari arah gunung yang berada di seberang kali (sungai kecil) yang masuk dalam Distrik Mokoni, yang berlangsung sekitar tiga jam namun tidak ada korban jiwa.
"Akibat tembakan yang dilakukan KKB itu menyebabkan kerusakan di sejumlah bangunan seperti asrama yang dihuni Kabag Sumda," kata Kapolres Lanny Jaya AKBP Tonny Ananda, Rabu (6/12).
Menurut dugaan polisi, KKB yang melakukan penembakan terhadap Mapolres Lanny Jaya yang berlokasi di Tiom, Ibu Kota Kabupaten Lanny Jaya, dipimpin TW yang merupakan anak buah Puron Wenda. TW merupakan pelaku pene mbakan terhadap anggota Polres Lanny Jaya beberapa waktu lalu.
Diakui Kapolres, polisi dibantu TNI sempat menembak ke arah gunung, dan dari laporan yang diterima jumlah KKB yang melakukan penembakan sekitar 25 orang. Juga dilaporkan KKB sempat menembak ke arah pesawat Demonim yang sedang melintas dan hendak mendarat di Tiom, namun tembakan tersebut tidak menggenai sasaran.

Sumber: Google News | Liputan 24 Tiom

thumbnail

Posted by On 6:13 AM

Warga Tuding BWJ Klaim 462 Hektar Tanah Warga

PANDEGLANG â€" Warga menuding PT. Banten West Java (BWJ) selaku pengembang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung telah mencaplok tanah mereka seluas 462 hektar. Padahal ratusan warga yang mengaku pemilik dan ahli waris itu merasa tidak pernah menjual tanah mereka kepada pihak manapun.

Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Nusantara (Binus), Uneh Junaedi selaku perwakilan pemilik lahan mengaku jika luas lahan milik warga yang diklaim oleh BWJ sebanyak 462 hektar yang terdiri atas 271 pemilik yang terletak di blok 22. Mereka menegaskan bahwa tidak pernah merasa menjual tanah ke pada pihak manapun termasuk BWJ.

“Ahli waris dari pemilik tidak pernah menjual se jengkal pun kepada siapapun. Kami punya keabsahan, bentuk tanahnya semua berupa girik, karena lahan itu ekstranslog. Dari situ, jatah mereka kembali dibagi,” ujar Uneh saat menggelar audiensi dengan Pemkab dan perwakilan dari BWJ di Setda Pandeglang, Rabu (6/12/2017).

Ia menyebutkan, persoalan sengketa tanah memang telah berlangsung sejak tahun 1994, bertepatan dengan datangnya BWJ. Namun pada saat itu, pihak BWJ hanya sebatas menganti rugi lahan garapan yang dihargai Rp200 untuk penggarap dan Rp100 bagi Pemda, bukan membeli seluruh tanah milik warga.

“BWJ pada saat itu hanya ganti rugi garapan yang diharga Rp200 untuk penggarap dan Rp100 buat pemda. Maka jika BWJ mengaku sudah dibebaskan, itu merupakan kebohongan publik,” tudingnya.

Pihaknya membantah apabila persoalan ini muncul untuk memanfaatkan situasi lahan KEK yang telah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan Proyek Strategis Nasional (KSPN). Karena Uneh menyebutkan, pihaknya sudah melayangkan somasi ke BWJ sejak tahun 2015 lalu.

“Tahun 2015 kami sudah memulai somasi ke BWJ. Dan mereka merespon bahwa mereka tidak memiliki lahan tersebut. Kami sudah mempersiapkan dan mengumpulkan surat kuasa dari warga untuk mengurus tanahnya,” pungkasnya.

Sementara itu Perwakilan BWJ, Maheno membeberkan pihaknya bersikukuh bahwa lahan yang dikuasai saat ini adalah lahan sah BWJ. Apalagi pihaknya sudah mengelola lahan KEK Tanjung Lesung sejak tahun 90an silam. Sehingga ia merasa heran dengan klaiman warga.

“Terus terang saja, dari tahun 1994 kami sudah di sana. Sampai detik ini tidak pernah ada yang mengklaim. Sehingga kami garap dan urug tidak ada yang protes. Baru kali ini,” katanya.

Kendati demikian, ia mempersilakan pemilik dan ahli waris untuk membuktikan keabsahan lahan yang diakui tersebut. Apalagi sebetulnya, BWJ telah menunggu kelanjutan dari somasi yang dilayangkan 2 tahun lalu.

“Sebetulnya kami siap untuk memfasilitasi. Karena sejak tahun 2 015 kami sudah menunggu untuk meminta penjelasan yang diklaim warga. Kalau memang warga punya data, silakan buktikan. Kami siap menyelesaikan secara baik-baik,” jelas Maleno.

Sayangnya, audiensi itu berakhir deadlock, karena tidak memutuskan kebijakan apapun. Pasalnya, banyak pertanyaan warga yang tidak bisa dijawab oleh Pemkab lantaran tidak hadirnya Kepala Administrator KEK.

“Kami siap untuk memfasilitasi. Karena seharusnya ini dijelaskan oleh Ibu Joyce (Kepala Administratur KEK, red) karena lebih menguasai. Namun beliau sedang tidak bisa hadir,” ringkas Kabag Pemerintahan Setda Pandeglang, Doni Hermawan usai memimpin audiensi. (Med/Red)

Terkait

Sumber: Google News | Liputan 24 Waris

thumbnail

Posted by On 6:13 AM

Persija Jakarta Tegabung di Grup Neraka Piala AFC 2018, Ada ...

BOLASPORT.COM - Persija Jakarta dipastikan akan masuk ke grup H Piala AFC 2018 setelah diumumkan pada hari Rabu (6/12/2017).

Persija Jakarta dipastikan akan tergabung dengan klub Vietnam, Son Lam Nghe. Sementara itu dua klub lainnya masih belum bisa ditentukan karena masih menunggu hasil play-off Liga Champions Asia.

Dua klub yang masih menunggu hasil play-off LCA adalah Geylang dari Singapura serta Selangor FA dari Malaysia.

Geylang harus menunggu Tampines Rover untuk memastikan diri bergabung dengan grup H, sementara Selangor FA harus menunggu hasil dari Johor Darul Ta'zim.

(Baca Juga: Timnas Indonesia akan Lawan Pemain Everton, Timnas Thailand akan Lawan Pemain Real Madrid)

Andai Selangor FA tak tergeser Johor Darul Ta'zim, makaakan terjadi reuni kecil di grup H Piala AFC 2018.

Reun i tersebut akan terjadi kala Persija Jakarta berjumpa dengan Selangor FA.

Ada dua pemain yang bereuni dengan mantan klubnya yakni Willian Pacheco serta Bambang Pamungkas.

Willian Pacheco (Persija) merayakan gol bersama rekan-rekannya dalam pertandingan melawan Perseru Serui.Willian Pacheco (Persija) merayakan gol bersama rekan-rekannya dalam pertandingan melawan Perseru Serui.FERI SETIAWAN/BOLASPORT.COM

Seperti diketahui Pacheco baru saja didatangkan oleh Selangor FA dari Persija Jakarta untuk musim 2018.

Pacheco menjadi palang pintu Persija Jakarta pada musim 2017.

Bek asal Brasil itu berhasil membawa Persija Jakarta finis di peringkat ke-4 klasemen akhir Liga 1 musim 2017.

Sementara itu, Bambang Pamungkas pernah membela Selangor FA pada tahun 2005 saat itu bersama Elie Aiboy.

Bambang Pamungkas dan Elie Aiboy saat berseragam <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/selangor-fa'>Selangor FA</a>Bambang Pamungkas dan Elie Aiboy saat berseragam Selangor FA@elie8aiboy

Pada musim pertamanya bersama Selangor, pria yang akrab disapa dengan nama Bepe itu berhasil membawa Selangor FA menjadi juara Liga Malaysia sekaligus menjadi top scorer Liga Malaysia musim 2005.

Selama 3 musim membela Selangor, Bepe mencatatkan 63 penampilan dengan kontribusi 43 gol di semua ajang.

Sumber: Google News | Liputan 24 Serui

thumbnail

Posted by On 6:13 AM

OPM dan polisi baku tembak di Lanny Jaya

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. OPM dan polisi baku tembak di Lanny Jaya
  • Rabu, 06 Desember 2017 â€" 21:11
  • 11x views
OPM dan polisi baku tembak di Lanny Jaya "Itu kami yang lakukan penembakan. Ketika itu kebetulan kami lewat dan aparat Polres Lanny Jaya sedang apel, kemudian kami tembak. Ada dua anggota polisi yang kena," kata pihak yang mengklaim sebagai Purom Okiman Wenda ketika menghubungi Jubi, Rabu (6/12/2017). Ilustrasi anggota OPM Lanny Jaya pimpinan Purom Wenda - Jubi. Dok Arjuna Pademme harjuna@tabloidjubi.com Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Pihak yang menyatakan diri sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Purom Okiman Wenda yang bermarkas di wilayah Lanny Jaya, Papua mengklaim sebagai pelaku penembakan ke arah Polres Lanny Jaya di Tiom, saat anggota polisi sedang apel pagi, Rabu (6/12/2017) sekira pukul 08.15 waktu Papua.

"Itu kami yang lakukan penembakan. Ketika itu kebetulan kami lewat dan aparat Polres Lanny Jaya sedang apel, kemudian kami tembak. Ada dua anggota polisi yang kena," kata pihak yang mengklaim sebagai Purom Okiman Wenda ketika menghubungi Jubi, Rabu (6/12/2017).

Menurutnya, ini adalah aksi spontanitas pihaknya, saat melintas di dekat Polres Lanny Jaya.

Kapolres Lanny Jaya, AKBP Tony Ananda Swadaya ketika dihubungi Jubi via teleponnya membenarkan aksi kontak senjata itu.

"Betul ada kontak senjata. Situasi sudah aman, tadi kebetulan waktu kami apel pagi, kami ditembak dari arah bawah sungai. Mereka yang menembak dahulu ke Polres. Tetapi mereka sudah mundur," kata AKBP Tony Ananda.

Menurutnya, kontak senjata terjadi selama kurang lebih tiga jam. Namun ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, dan kini situasi sudah aman. Kendaraan dari Wamena, Jayawijaya ke Lanny Jaya sudah dapat melintas. Begitu juga dari Tiom menuju Wamena juga sudah melintas.

"Kami terus waspada mengantisipasi adanya penyerangan berikutnya. Itu yang kami khawatirkan. Kami siaga dibantu oleh TNI. Kelompok Pu rom Wenda yang melakukan penyerangan, karena mulai, 1 Desember itu mereka sudah melaksanakan aksi penembakan terhadap mobil kami yang melakukan patroli," ujarnya. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Oknum polisi ancam bunuh wartawan dengan senjata laras panjang

Selanjutnya

Baca Juga
  • Cuitan Dubes Inggris di twitter, dinilai kondisi riil di Papua

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Legislator Papua: Jika malu budaya OAP, biarkan kami urus diri sendiri

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Pertemuan ULMWP di Vanuatu bahas resolusi dan struktur baru

    Berita Papua â€" Rabu, 29 November 2017
  • Benny Wenda dan Octovianus Mote kembali pimpin ULMWP

    Nasional & Internasional â€" Jumat, 01 Desember 2017
  • Legislator Papua ingin pangdam bersikap seperti kapolda

    Polhukam â€" Minggu, 03 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 201 5 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu Press UnFreedom in West Papua, an interview with Victor Mambor
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:18
Diproduksi : wpu Forest for Ecotourim, Papuan Way
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:05
Diproduksi : wpu A Story of the Morning Star Bracelet, Cerita Gelang Bintang Fajar
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:48
Diproduksi : wpu 50 Years of Freeport in Papua, 1967-2017
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:22
Diproduksi : wpu Depapre Port, the beginning of
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:05
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • OPM dan polisi baku tembak di Lanny Jaya

    Polhukam â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:11 WP
  • Mahasiswa Papua menentang program tentara masuk sekolah

    Penkes â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 21:09 WP
  • Jendral Gatot rotasi pejabat TNI, ada motif politik?

    Jawa â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 19:07 WP
  • New Yogyakarta International Airport dan pelanggaran HAM

    Jawa â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 19:05 WP
  • Kala da na kemanusiaan banjiri kantong kelompok bersenjata

    Dunia â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 19:03 WP
  • Pemuda anti kekerasan membentuk e-learning sistem konflik

    Mamta â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 18:40 WP
  • Papua bakal mengecek langung persediaan kebutuhan pokok

    Otonomi â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 18:31 WP
  • Gubernur Enembe minta aparaturnya fokus LPJ anggaran

    Otonomi â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 18:12 WP
  • Papua bakal dapat 10 persen saham Freeport

    Otonomi â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 18:02 WP
  • Masyarakat NTT di Merauke diingatkan harus bersatu

    Anim Ha â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 17:35 WP
  • Jelang natal, RPK Nabire akan tambah bahan pangan

    Saireri â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 17:21 WP
  • Serapan anggaran pembangunan Jayawijaya baru 85 persen

    Lapago â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 16:25 WP
  • Dukcapil buka perekaman e-K TP di pameran pembangunan

    Lapago â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 16:16 WP
  • Dua Puskesmas di Jayawijaya sedang proses akreditasi

    Lapago â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 15:55 WP
  • Keunikan motif Noken Papua mewakili suku-suku

    Mamta â€" Rabu, 06 Desember 2017 | 15:22 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 Septe mber 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International S olomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Liputan 24 Tiom