Berdebar Dag Dig Dug Bila Pilkada di Banten Dimenangi Kotak ... | Liputan 24 Banten
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Berdebar Dag Dig Dug Bila Pilkada di Banten Dimenangi Kotak ...

Posted by On 5:27 AM

Berdebar Dag Dig Dug Bila Pilkada di Banten Dimenangi Kotak ...

Berdebar Dag Dig Dug Bila Pilkada di Banten Dimenangi Kotak Kosong

SEJARAH baru Banten dalam Pilkada 2018 serentak karena hanya 1 Kota yang memiliki pasangan calon kepala daerah lebih dari satu pasang.

Berdebar Dag Dig Dug Bila Pilkada di Banten Dimenangi Kotak KosongTribun BogorIlustrasi Pilkada

SEJARAH baru bagi Provinsi Banten dalam melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 serentak karena hanya Kota Serang yang memiliki pasangan calon kepala daerah lebih dari satu pasang.

Sementara 3 daerah lainnya yakni Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengesahkan satu pasangan calon, lebih dikenal sebagai calon tunggal.

Lantas apa masalah kalau calon tunggal? Bagi pasangan calon kepala daerah yang tunggal tentu asyik asyik saja. Tantangan untuk berkompetisi meraih kemenangan menjadi berkurang karena tidak ada pesaing dan tidak ada pula lawan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh mantan Ketua Panwaslu Kota Tangerang periode 2008-2009, Syafri Elain. Tim Kampanye yang diajukan saat mendaftarkan pasangan calon kepala daerah oleh partai politik ke KPU masing-masing daerah pun belum sempat bergerak sempurna. Begitu juga tim jaringan diluar jalur partai politik sepertinya santai santai saja.

Hal itu bisa terlihat saat mulai KPU masing-masing daerah melaksanakan Kampanye Damai, partai politik pengusung tidak maksimal mengerahkan kader dan simpatisanya untuk datang hadir. Bahkan ada partai politik pengusung tidak mengirim sama sekali kader dan simpatisannya untuk memeriahkan tanda dimulainya pesta demokrasi tingkat daerah itu.

"Ada anggapan dari pengurus pa rtai politik dan kadernya, tidak perlu bersusah payah untuk mengerahkan semua kekuatan pada saat kampanye damai dan kampanye terjadwal, pasangan calon tunggal pasti menang. Oleh karena itu, buat apa kader dan simpatisan harus datang berbondong-bondong ke arena kampanye," ujar Syafri kepada Warta Kota, Minggu (24/6/2018).

Dari tiga daerah yakni Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang, yang muncul ke permukaan sebagai lawan tanding pasangan calon tunggal adalah Kolom Kosong atau Kotak Kosong. Dari publikasi yang tersebar ada Aliansi Kota Kosong (AKK) di Kabupaten Tangerang dengan 29 kecamatan terwakili dan ada pula Jaringan Kotak Kosong (JKK) di Kota Tangerang dengan 13 kecamatan terwakili.

"Baik AKK maupun JKK muncul ke permukaan setelah sejumlah warga merasa prihatin dengan kondisi yang ada yakni partai politik yang diharapkan melahirkan pimpinan derah tidak punya keberanian memunculkan kadernya merebut kekuasaan tingkat lokal," ucapnya.

Penggagas AKK adan JKK menilai partai politik yang ada di Provinsi Banten tidak punya nyali merebutkan kekuasan dengan perhitungan untung rugi. Kalau partai politik lebih menitik beratkan untung rugi, ubah saja maksud dan tujuan partai politik didirikan menjadi mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Bukan lagi mencerdaskan bangsa dan mecetak serta melahirkan pemimpin demi kemajuan bangsa dan negara.

Lima tahun lalu saat Pilkada 2013 dilaksanakan di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang, pasangan calon kepala daerah lebih dari satu. Kota Tangerang ada lima pasang calon dan di KPU Kabupaten Tangerang meloloskan pasang calon kepala daerah.

Halaman selanjutnya 123
Penulis: Andika Panduwinata Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw Sumber: Warta Kota Ikuti kami di Video Syur Mirip Dirinya Beredar, Aura Kasih: Sepasara n Itu Kah Muka Aku Sumber: Berita Banten

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »