PPDB Kusut, Dinas Pendidikan Banten Digeruduk Warga | Liputan 24 Banten
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

PPDB Kusut, Dinas Pendidikan Banten Digeruduk Warga

Posted by On 9:57 AM

PPDB Kusut, Dinas Pendidikan Banten Digeruduk Warga

PPDB 2018

PPDB Kusut, Dinas Pendidikan Banten Digeruduk Warga

Sekitar 500 warga provinsi Banten geruduk gedung Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Serang, Senin (25/6/2018)

PPDB Kusut, Dinas Pendidikan Banten Digeruduk WargaWartakotalive.com/Zaki Ari SetiawanSekitar 500 warga provinsi Banten geruduk gedung Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten, Serang, Senin (25/6/2018)

SEKITAR 500 warga provinsi Banten geruduk gedung Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten, Serang, Senin (25/6/2018) kemarin.

Hal itu masih terkait dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2018.

Gedung Dindik Banten menjadi target para orang tua calon murid yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran PPDB online dengan alasan yang bermacam-macam seperti salah password, salah domisili, atau salah jalur.

Menurut informasi yang dihimpun, bagi calon siswa yang mengalami kendala saat mendaftar PPDB memang diharuskan ke Gedung Dindik Banten untuk mengurusnya.

Baca: Pemprov Banten Disomasi Karena sebut Warga Lebak Gaptek

Baca: Begini Cara Ngeles Pemkab Lebak Soal Gaptek di PPDB

“Harusnya kalo emang pengen PPDB online jangan di pusatkan di Provinsi harusnya di buat posko pengaduan, ini kan kita harus ke dinas pendidikan di Serang. Kasian yang dari Lebak, yang dari Tangsel,” Keluh salah satu orang tua calon siswa, Doni.

Sekitar 500 warga provinsi Banten geruduk gedung Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten, Serang, Senin (25/6/2018)Sekitar 500 warga provinsi Banten geruduk gedung Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten, Serang, Senin (25/6/2018) (Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan)

Pelayanan di Dindik Banten pun tidak seimbang karena jumlah operator tidak sebanding dengan pelapor.

“Pelayanannya kurang memuaskan karena operatornya dikit. Kata yang ngurusnya ada 1500 aduan,” papar Doni yang ingin menyekolahkan anaknya di SMA 1 Kabupaten Tangerang namun memilikin kendala dengan Kartu Keluarga.

Baca: Anies Baswedan Liburkan Pemprov DKI Jakarta Saat Pilkada Serentak 27 Juni 2018

Baca: Alkohol Pembersih Luka Dipakai Buat Oplosan Miras Membuat Ucok Tewas

Doni juga mengeluhkan kurangnya informasi dari Provinsi Banten tentang PPDB online tahun ini.

“Harusnya gampang daftar sekolah kok jadi ribet terus minim informasi, saya buka webnya katanya tanggal 21 baru bisa diakses, harusnya dari jauh hari biar informasinya ga sedikit,” tambahnya.

Beruntung masa yang datang ke Dindik Banten masih terkendali karena menggunakan nomor antrean. Namun beberapa orang yang mengenakan pakaian menyerupai seragam Pemda masuk tanpa mengantre membuat masa pun protes dengan menyorakinya.

“Sangat disayangkan ada beberapa orang pake seragam pemda ga pake nomor langsung masuk ke dalem,” ungkap Doni.

Penulis: Zaki Ari Setiawan Editor: Dian Anditya Mutiara Sumber: Warta Kota Ikuti kami di Gara-gara Mobilnya Terhalang, Perwira Menengah Polisi Hantam 7 Anggotanya Pakai Helm Baja Sumber: Berita Banten

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »