GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Diduga Bisa Atur Proyek Banten, Ini Jawaban Pengacara Tubagus ...

Diduga Bisa Atur Proyek Banten, Ini Jawaban Pengacara Tubagus ...

Korupsi Diduga Bisa Atur Proyek Banten, Ini Jawaban Pengacara Tubagus Chaeri Wardana "Saya sudah tahu soal ini. Banyak yang menduga-duga dan menud…

Diduga Bisa Atur Proyek Banten, Ini Jawaban Pengacara Tubagus ...

Korupsi

Diduga Bisa Atur Proyek Banten, Ini Jawaban Pengacara Tubagus Chaeri Wardana

"Saya sudah tahu soal ini. Banyak yang menduga-duga dan menuding klien saya. Makanya kalau memang begitu, tolong dibuktikan."

Diduga Bisa Atur Proyek Banten, Ini Jawaban Pengacara Tubagus Chaeri WardanaWartaKotalive.com/Henry LopulalanTubagus Chaeri Wardana

WARTA KOTA, TANGERANG --- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Lembaga anti-rasuah ini pun menyegel tahanan Tubagus Chaeri Wardana atau Wawan yang merupakan adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Pasalnya, Wawan t ak berada di dalam sel saat KPK datang. Lelaki yang juga suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani ini pun mendapat sorotan publik.

Masyarakat Banten geram dan mengecam Wawan. Mereka merasa semakin dicederai oleh terpidana korupsi tersebut.

Baca: Sejumlah Pejabat Kerap Besuk Adik Ratu Atut di Lapas Sukamiskin

Tubagus Chaeri Wardana terbukti korupsi Pengadaan Alat Kesehatan Kota Tangerang Selatan dan Provinsi Banten serta perkara kasus suap sengketa Pilkada Lebak itu.

Selama di dalam tahanan, Wawan diduga bisa mengatur sejumlah proyek di Banten. Pasalnya, para pejabat di lingkup Pemerintahan Provinsi Banten kerap membesuknya di Lapas Sukamiskin.

"Saya sudah tahu soal ini. Banyak yang menduga-duga dan menuding klien saya. Makanya kalau memang begitu, tolong dibuktikan," ujar pengacara Wawan yakni Tubagus Sukatma kepada Warta Kota di Tangerang, Senin (23/7/2018).

Sukatma mengakui bahwa pembesuk adi k Ratu Atut ini banyak orang-orang penting. Mereka pun sering terlibat obrolan di Lapas Sukamiskin.

Baca: BERITA FOTO: Inilah Barang Bukti yang Disita KPK saat OTT Lapas Sukamiskin

"Di Lapas memang disediakan seperti saung untuk para napi, itu kan biar untuk kekeluargaan saja. Menurut saya humanis lah, kalau ngobrol di situ memang," ucapnya.

Dia mengatakan, banyak kalangan yang mencomot nama kliennya. Terlebih untuk kepentingan proyek di Pemprov Banten.

"Memang ini banyak yang jual nama Wawan. Tapi saya kenal baik dengan dia, dia tidak mungkin begitu bisa atur-atur proyek. Omong kosong itu," kata Sukatma.

Penulis: Andika Panduwinata Editor: Intan Ungaling Dian Sumber: Warta Kota Ikuti kami di Ular Piton Raksasa Sepanjang 7 Meter Ditangkap Warga Puuwanggudu Sulawesi Tenggara Sumber: Berita Banten

No comments