Jangan Sampai Ada di Banten, Siswa Dipersulit Kelulusannya ... | Liputan 24 Banten
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Jangan Sampai Ada di Banten, Siswa Dipersulit Kelulusannya ...

Posted by On 11:57 PM

Jangan Sampai Ada di Banten, Siswa Dipersulit Kelulusannya ...

Jangan Sampai Ada di Banten, Siswa Dipersulit Kelulusannya karena Terganjal Biaya!

Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan, jangan sampai ada di wilayahnya siswa dipersulit lulus karena terganjal biaya.

Jangan Sampai Ada di Banten, Siswa Dipersulit Kelulusannya karena Terganjal Biaya!Warta Kota/Andika PanduwinataGubernur Banten Wahidin Halim dalam pertemuan dengan kepala sekolah menegaskan, jangan sampai terjadi siswa dipersulit kelulusannya karena terganjal biaya.

GUBERNUR Banten Wahidin Halim meminta agar seluruh kepala sekolah dapat memimpin dengan bijaksana.

Jangan sampai ada siswa yang dipersulit lulus sekollah karena terganjal masalah biaya.

Hal itu ditegask an WH saat menghadiri pertemuan dengan Kepala Sekolah SMA/SMK/SKH di Aula Inspektorat Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (26/7/2018).

Pertemuan antara Gubernur dengan Kepala Sekolah ini membahas terkait pendidikan gratis, sistem komunikasi serta pembangunan pendidikan dengan tujuan Banten lebih baik.

Khususnya dalam penyelenggaraan pendidikan gratis yang saat ini sudah tersedia.

Menurut Gubernur, pada dasarnya pendidikan gratis digunakan untuk meminimalisasi kewajiban-kewajiban masyarakat yang semestinya ditanggung oleh pemerintah.

"Saya berharap agar murid yang tidak mampu, tidak dipaksakan untuk membayar. Terlebih jika sampai memengaruhi proses pendidikan hingga kelulusan. Harus bersama-sama membela masyarakat yang tidak mampu, apalagi bagi mereka yang berprestasi. Saya sangat membela mereka,” tutur Wahidin.

Gubernur menilai, perlu adanya komunikasi, konsolidasi serta konfirmasi a ntara kepala sekolah dengan Dinas Pendidikan dalam merespon penyelenggaraan pendidikan gratis.

Seluruh kebutuhan yang diperlukan dapat dilaporkan dan dapat dianggarkan kedepan.

Selain itu, harus terbangun pula persepsi dan interpretasi yang sama antara kepala sekolah dengan Diinas Pendidikan terkait penyelenggaraan pendidikan gratis.

“Berapa pun yang anda minta untuk pendidikan, saya akan gelontorkan anggaran tersebut agar sekolah-sekolah yang ada di Banten ini terpenuhi segala kebutuhannya. Untuk pembangunan pendidikan, disiapkan berapapun,” kata Wahidin.

Wahidin juga berharap, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat bekerja lebih efektif. Dan pihaknya akan bersikap tegas untuk membubarkan jika keefektifan yang diharapkan tidak terlaksana dengan baik.

"Semoga kebijakan yang dibuatnya dapat memuaskan seluruh pihak mulai dari kepala sekolah, guru hingga masyarakat Banten," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata Editor: Max Agung Pribadi Ikuti kami di Pesanan 12 Kotak Nasi Goreng Dibatalkan Konsumen, Driver Ojol Membagikannya ke Jemaah Masjid Sumber: Berita Banten

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »