Korban Gelombang Tinggi di Banten Mulai Kehabisan Logistik | Liputan 24 Banten
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Korban Gelombang Tinggi di Banten Mulai Kehabisan Logistik

Posted by On 6:30 AM

Korban Gelombang Tinggi di Banten Mulai Kehabisan Logistik

  • VIVA รข€" Korban Gelombang tinggi di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, membutuhkan bantuan sembako, makanan cepat saji, dan pakaian layak.

    Itu lantaran persediaan sembako dan pakaian mereka rusak terendam air laut sejak kemarin, Selasa 24 Juli 2018.

    "Karena perekonomian masyarakat di pasput (pasir putih) ini lumpuh, mereka tidak mempunyai stok sembako. Walaupun rumahnya tidak rusak, tapi sebaliknya terkena air laut dan tidak bisa digunakan," kata Ade Sujana, Kepala Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu, 25 Juli 2018.

    Masyarakat meminta pemerintah untuk segera mengirimkan bantuan sembako, seperti bahan makanan, m inuman dan pakaian, untuk segera bisa digunakan.

    Gelombang tinggi menerjang Kabupaten Lebak bagian Selatan, terjadi sejak Selasa 24 Juli 2018, sekitar pukul 17.30 WIB. Gelombang tinggi masih terjadi hingga pagi tadi, sekitar pukul 09.00 Wib.

    Lihat Juga
    • Waspada, Puncak Gelombang Tinggi 27 Juli

    • Gelombang Tinggi, Air Laut di Pantai Kuta Luber ke Jalan

    • Gelombang Tinggi di Banten Hancurkan Rumah Warga

    Dari bibir pantai, air pun melintasi jalan nasional Malingping-Bayah, yang berjarak sekitar 30 meter.

    "Kejadian kemarin jelang Maghrib, terus susulannya jam 12 malam, tapi enggak begitu besar. Yang paling besar itu abis subuh jam 5. Yang lebih besar lagi jam 06.30," kata Atma, warga Desa Citaritih, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten.

    Selain berharap bantuan sembako dan makanan cepat saji, Atma yang juga pemilik warung di pantai Pasput, berharap pemerintah daerah memasang pemecah gelombang di lautan.

    "Tadinya saya kira enggak sebesar ini, enggak seambruk ini. Harapan kami, ada yang ngehalangin ombak, biar enggak sebesar ini lagi," ujarnya. (ren)

Sumber: Berita Banten

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »