GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Serangan Jantung, Pembimbing Kafilah MTQ Nasional asal Banten ...

Serangan Jantung, Pembimbing Kafilah MTQ Nasional asal Banten ...

Serangan Jantung, Pembimbing Kafilah MTQ Nasional asal Banten Meninggal Dunia Abdul Rahman Makmun meninggal dunia di rumah sakit Grand Med Lubukpakam Kabupaten De…

Serangan Jantung, Pembimbing Kafilah MTQ Nasional asal Banten ...

Serangan Jantung, Pembimbing Kafilah MTQ Nasional asal Banten Meninggal Dunia

Abdul Rahman Makmun meninggal dunia di rumah sakit Grand Med Lubukpakam Kabupaten Deliserdang.

Serangan Jantung, Pembimbing Kafilah MTQ Nasional asal Banten Meninggal DuniaShutterstockIlustrasi meninggal dunia.

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Kabar duka datang saat mendekati waktu pelaksaan Musabaqah Tilawatil Quran (MT) tingkat nasional yang dilaksanakan di Kabupaten Deliserdang dan Kota Medan.

Satu orang Pembimbing Kafilah asal Provinsi Banten, Abdul Rahman Makmun meninggal dunia di rumah sakit Grand M ed Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Jumat (5/10/2018).

Humas rumah sakit Grand Med Lubukpakam, Emra Sinaga menjelaskan kalau almarhum meninggal pada usia 58 tahun. Disebut kalau korban meninggal dunia karena terkena serangan jantung.

"Jadi dari Bandara Kualanamu almarhum ini sempat dibawa ke rumah sakit Patar Asih. Kemudian pukul 24.00 itu dibawa ke rumah sakit Grand Med. Di sini beliau masih sempat mendapatkan perawatan di ruang HDU. Meninggalnya pukul 07.00 WIB. Katanya dia ini pembimbing khafilah,"kata Emra.

Emra menyebut dari data yang mereka miliki Almarhum merupakan warga Jln Kh Majeblundung Banten. Kadis Kesehatan Sumut, Agus Tama pun sempat datang ke rumah sakit melihat kondisinya.

Pembukaan MTQ tingkat nasional ini diagendakan dilakukan pada hari Minggu, (7/10/2018) malam. Pembukaan acara ini akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan Editor: Feriansyah Nasution Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Video Detik-detik 180 Hektare Tanah 'Mencair', 2.000 Rumah Hancur Terseret saat Gempa di Palu Sumber: Berita Banten

No comments