GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali Klarifikasi soal PKI

Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali Klarifikasi soal PKI

News Nasional Detail Berita Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali Klarifikasi soal PKI Aditya Pratama · Minggu, 04 November 2018 - 03:39 WIB Cal…

Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali Klarifikasi soal PKI

  • News
  • Nasional
  • Detail Berita

Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali Klarifikasi soal PKI

Aditya Pratama · Minggu, 04 November 2018 - 03:39 WIB Deklarasi Dukungan di Banten, Jokowi Kembali  Klarifikasi soal PKI

Calon Presiden (Capres) incumbent Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara deklarasi dukungan di Gelanggang Remaja Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, Sabtu (3/11/2018). (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama)..

SERANG, iNews.id - Calon Presiden (Capres) incumbent Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara deklarasi dukungan dari keluarga besar almarhum Tubagus Chasan Sochib bersama ulama, pendekar Banten, dan relawan Banten Bersatu. Acara dilaksanakan di Gelanggang Remaja Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten.

Pada kesempatan itu Jokowi kembali mengungkapkan, kegeramannya atas tudingan yang menyebut dirinya bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Dia menegaskan tudingan tersebut bohong.

"PKI itu dibubarkan tahun 65-66, saya lahir tahun 61, umur saya baru empat tahun. Apa ada PKI balita? Coba. Oh bukan Presiden Jokowi, keluarganya, bapak ibunya, kakek nenek, dicek saja, sekarang ini zaman keterbukaan," ujar Jokowi di Serang, Banten, Sabtu (3/11/2018).

Dia menuturkan, Solo merupakan kota kelahirannya dan banyak sekali organisasi Islam yang bertempat di sana. Mulai dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, MTQ, LDII, Al-Irsyad, dan Front Pembela Islam (FPI).

BACA JUGA:

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Targetkan Raup 70 Persen Suara di Banten

Hadiri Rakernas LDII, Jokowi Klarifikasi Isu PKI

Bahkan, dia meminta kepada pihak yang menuding dirinya sebagai PKI agar mengecek ke seluruh masjid terdekat rumah orang tuanya beserta kakek neneknya untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut.

"Saya kemarin diam enggak jawab karena masih ada enam persen, kecil tapi kalau dijumlahkan 9 juta orang masih percaya, gede banget kelihatanya. Hanya enam persen begitu dihitung 9 juta itu enam persen, berarti masih ada yang kemakan isu hoaks," tuturnya.

Sebelumnya ketika menghadiri acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2018 di Jakarta, Rabu (10/10/2018) Jokowi juga mengklarifikasi isu keterkaitan dirinya dengan PKI. Menurutnya, salah satu hoaks yang marak saat ini mengenai isu dirinya masih terkait PKI. Isu tersebut, kata dia tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Saya sampaikan PKI dibubarkan 1966, saya lahir 1961, apa ada aktivis PKI balita? Ganti lagi bukan Pak Jokowi tapi bapak ibunya, lalu kakek neneknya," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA TERKAIT

  • Cerita Prabowo: Pemerintah Utang Rumah Sakit di Semarang Rp110 Miliar

  • Peluncuran Rumah Aspirasi Rakyat #01, Begini Kemeriahan Relawan Jokowi

  • Ini Spesifikasi Motor Modifikasi Jokowi Kawasaki W175

  • Jokowi: Kalau ke Pasar Lihat Fakta, Harga Sampaikan Apa Adanya

  • Begini Gaya Jokowi dengan Tunggangan Motor Custom Anyar di Tangerang

KOMENTAR

Facebook DisqusSumber: Berita Banten

No comments